BERSERAH
By : Gamaliel & Audrey
Kapankah pelangi datang, setelah redanya hujanBegitupun gelap malam, takkan tetap takkan diamAkan pergi digantikan pagiAda tangis lalu ada tawa, ada manis di balik kecewaBegitulah biasanya, habis luka datang sukaTerimalah dengan hati yang relaBerserah pasrahkan semua pada Yang KuasaBeri yang terbaik sepenuh jiwaBerserah bukan berarti menyerah tapi tak henti percayaBahwa kita memang pantas bahagia
Saya memaknai lirik lagu diatas sebagai HOPEbooster..Karna buat saya, dalam menghadapi hidup kita membutuhkan :
"PENGHARAPAN"
Berangkat dari kata dasar HARAP menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia diartikan sebagai sabar menunggu; tenang; dan jangan gelisah. Dengan diberi imbuhan peng-an yang berarti 'hal atau perbuatan', maka dengan kata lain pengharapan boleh didefinisikan sebagai tindakan menunggu dengan tenang dan sabar. Jujur bukanlah hal yang mudah, ketika kita seringkali terlalu mengandalkan logika, atau bahkan merasa mampu mengatasi segala hal dengan kekuatan sendiri. Sehingga menunggu bukanlah sebuah pilihan. Namun, bagi saya tidak ada hal yang sia-sia.Sebagai catatan, Tuhan tidak akan pernah bekerja ketika kita masih 'take care' of everything.Dia hanya akan turun tangan ketika kita berserah. Ketika kita bersandar. Dan ketika kita berlutut.Dalam hal ini saya masih 'merangkak' untuk benar-benar memahami konsep berpengharapan. Belum bisa berpengharapan bukan berarti tidak beriman. Tetapi lebih kepada saat kita berserah penuh pada keMAHAtauan Sang Pencipta.Bukankah setiap kita diajarkan untuk pasrah semenjak masih berumur hari?Perut kita hanya akan merasa kenyang ketika ibu kita dengan penuh pengertiannya memberi kita air susu. Badan kita hanya akan menjadi bersih ketika ayah kita memandikan tanpa diminta.Dan Tuhan, dengan begitu baiknya memberi kita hati dan akal untuk dapat belajar banyak hal.Saya, mengimani setiap hal yang terjadi adalah untuk kebaikan.
Jadi, kapankah pelangi datang?
Tentu..
..Setelah Redanya Hujan..