Friday, July 10, 2015

Kalau Boleh, Hanya Kalau Boleh

Malam ini ketika langit hanya berjarak satu sentuhan
Dan terasa begitu dekat
Aku justru tak mampu berkata..

Di dalam sini.. iya disini..
Apa perlu kutunjuk dadaku?
Rasanya terlalu berlebihan..
Tapi memang begitu adanya

Terasa amat sesak

Tak perlu kuulang lagi bukan?
Iya.. sesak.

Sejenak kupikirkan apa yang sedang kurasa
Ada kerinduan mendalam di dalam sini
Kerinduan ngobrol berjam-jam dengannya
Kerinduan mendengar ajakannya makan mi (iya.. dia hobby sekali makan mi)

Kebutuhan akan jawab dari setiap tanyaku
Kebutuhan akan pertimbangan dalam setiap raguku
Kebutuhan akan perhatian pada setiap sakitku
Dan kebutuhan akan kebijaksanaannya


TUHAN..

Kalau boleh, aku meminta
Ijinkan aku tetap mengingatnya dalam setiap jengkal langkahku
Ijinkan aku tetap merasakan kehadirannya walau dalam diam
Dan ijinkan aku tetap merindunya dalam kesendirian

TUHAN..

Kalau boleh, hanya kalau boleh
Berikan aku seorang sepertinya
Berikan aku seorang penggantinya
Seorang saja

Dan TUHAN..

Kalau boleh, lagi-lagi hanya kalau boleh
Tolong sampaikan saja..
Aku merindunya..
Iya.. Aku merindumu PA


Dear God,
When He was here maybe I'm too shy to say "I Love You"
But now, just let him know that I am